About Yayat

My photo
Bogor, West Java, Indonesia
Never Stop Exploring

Tuesday, September 15, 2009

The Hidden Beauty



Foto air terjun ini saya ambil setelah menempuh perjalanan 1,5 jam bermotor dari desa tertinggi di kaki Gunung Slamet, Purwokerto. Melewati perkebunan penduduk dan hutan pinus, jalan yang curam dan diskhiri dengan jalan setapak yang sudah tertutup belukar akhirnya sampailah di air terjun ini. Lokasi ini dulunya ramai dikunjungi wisatawan domestik terutama pada hari libur. Terletak di ketinggian 1.550mdpl air terjun ini terlihat indah sekali karena sedikit sekali campur tangan manusia terhadapnya.
Dengan menggunakan lensa Nikkor 18-55mm dan dibantu oleh tripod saya set kamera Nikon D1x di beberapa tingkat kecepatan rendah dibawah 6 detik dengan bukaan diafraghma bervariasi diatas 11 akhirnya saya berhasil mengabadikan indahnya air terjun ini.
Mudah-mudahan keindahan ini akan terus bertahan tanpa dirusak oleh tangan-tangan manusia. Amin.

Tuesday, August 18, 2009

morning backlight


Foto ini diambil sekitar jam 6 pagi saat matahari baru bersinar. Saya tertarik dengan objek ini karena kebetulan cukup dekat posisinya dan masih ada sedikit embun pagi di kelopaknya. Saya pergunakan lensa macro 200mm dipasang di kamera Nikon D1x. Masternya saya edit sedikit di PS CS3 terutama dinaikkan kontrasnya.

Thursday, August 13, 2009

simple art



Berawal dari waktu sore yang kosong setelah memberi materi pelatihan legalitas kayu di Desa Ambawang, Kalimantan Barat. Sambil jalan-jalan di belakang penginapan, sambil bengong, nongkrong di pinggir solokan tanah. Cahaya sore yang cukup terik menerpa air gambut di solokan terlihat warna merah menyala disela-sela bayangan belukar di pinggir solokan. Kuambil kameraku dan beberapa jepretan akhirnya kudapat. Dengan sedikit diolah digital, jadilah sebuah foto yang menurutku cukup sederhana dan menyenangkan untuk dilihat.

Wednesday, August 12, 2009

Ciliwungku sayang



Sungai Ciliwung sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Jabodetabek sedang pada kondisi yang memprihatinkan. Setiap harinya puluhat ton sampah padat dan cair memadati badan sungai ini. Sedangkan pada saat bersamaan, ribuan masyarakat menggantungkan kebiasaan hidup sehari-harinya terhadap sungai ini; mandi, cuci pakaian, buang air, mencari ikan, bahkan sebagai sumber air minum sehari-hari.
Mari mulai dari kebiasaan diri kita sendiri, keluarga, RT kita untuk tidak buang sampah dalam bentuk apapun ke sungai Ciliwung, mulai dengan keteladanan, semoga ada manfaatnya bagi lingkungan dan dunia.